• News

  • Peristiwa

Pemprov DKI Bakal Hukum Panitia Maulid Nabi di Tebet, EK: Wagub yang Pertama Kena Hukuman

Pegiat media sosial Eko Kuntadhi
Istimewa
Pegiat media sosial Eko Kuntadhi

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Penyelenggara Mauild Nabi di Tebet akan mendapatkan sanksi karena menyebabkan kerumunan 13 November 2020 lalu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Pria yang akrab disapa Ariza ini mengatakan bahwa semua akan diberikan sanksi yang sama.

Hanya saja, lanjut Ariza, masih perlu pemeriksaan orang-orang yang terkait dengan peristiwa kerumunan tersebut.

"Prinsipnya semua yang melanggar akan diberikan sanksi, jadi semua sedang dicek kembali semuanya semua akan diberikan sanksi," ujar Ariza dalam keterangan tertulis diterima, Kamis (19/11/2020) seperti dikutip dari Kompas.com.

Sanksi yang diberikan Pemprov DKI akan diserahkan langsung penanganannya pada Satpol PP.

Terkait hal itu Pegiat Media Sosial, Eko Kuntadhi (EK) ikut mengomentari sanksi yang akan diberikan Pemerintah Provinsi DKI kepada penyelenggara

Maulid Nabi di Tebet yang dihadiri Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria.

Eko mengatakan kalau memang akan dikenakan sanksi maka orang yang pertama kena hukuman adalah wakil gubernur sediri.

"Hukumannya nyapu jalanan, dari Pluit sampe Cibubur. Wagub yang pertama kena hukuman," tulis Eko Kuntadhi 

Cuitan Eko pun direspon berbagai komentar oleh Netizen. Berikut komentar netizen yang terpantau Netralnews.com, Minggu (22/11/2020).

@agusssan1474: Ohh nanti wagub dihukum oleh gub.....Edan tenan. Klu org takut bin panik jadi ngacau deh. Jadi sekarang pemprov hanya sibuk saling tunjuk... saling ngeles. Kapan warganya diurus.....

@ArdiansyahIvan: Tapi nyapunya sambil jinjit kaki sebelah klo kena tanah diulang lagi dari awal

@ariecsetiawan_: Hukuman nya cuma di suruh pake rompi orange dan nyapu di tempat ,di kira ppsu 

@BgawanKusuma: Klu yg dipetamburan dihadiri oleh gubernurnya .. berarti gubernurnya yg hrs dihukum dong ..

CENGLI ..

Editor : Nazaruli