Netral English Netral Mandarin
banner paskah
08:27wib
Polisi menduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) membakar sejumlah fasilitas umum di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, lantaran sempat dijadikan sebagai Posko Komando Taktis alias Pos Kotis. Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.
Agamanya Dihina, Apa Reaksi Denny Siregar? DS: Saya Nengok ke Temanku yang Kristen, Dia Ketawa, Saya Ikut Ketawa Juga

Minggu, 18-April-2021 11:25

Denny Siregar
Foto : Istimewa
Denny Siregar
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Denny Siregar ditanyai apa responsnya saat agama yang ia anut dihina oleh orang lain. 

"Bang, agamamu dihina2 tuh !" tulis Denny di akun pribadinya, Minggu 18 April 2021.

“Saya nengok ke temanku yang Kristen. Dia ketawa. Saya ikut ketawa juga. Saya belajar dari dia untuk tidak reaktif dengan hinaan, seberapapun besarnya,” kata Denny.

“Bagi kami para penghina itu lucu. Mereka menghina apa yg mereka tidak tahu,” tegas Denny.

Diduga, pertanyaan itu terkait dugaan penistaan agama Islam yang dilontarkan oleh Paul Zhang. Pernyataan Paul baru-baru ini viral.

Aksi pria bernama Jozeph Paul Zhang dalam rekaman video yang diunggah melalui akun Youtube juga menuai reaksi keras dari Pengurus Bersar Nahdlatul Ulama (PBNU). 

Dalam rekaman itu, Jozeph mengaku nabi ke-26 dan menyinggung seputar umat Islam.  Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Helmy Faishal Zaini mengatakan, sebagai umat beragama sudah sepatutnya untuk saling menghormati perbedaan. 

Sementara yang dilakukan Jozeph dinilai jelas telah melakukan penghinaan terhadap agama Islam. 

"Pertama, kami minta polisi untuk menangani masalah ini agar tidak berkembang lebih jauh dan masyarakat untuk tidak terpancing dengan provokasi. Kita percayakan kepada polisi dalam hal ini kita meminta untuk segera dan menangkap karena jelas dalam video tayangan itu menyebarkan kebencian, dan sudah melakukan kategori penghinaan," ujar Faishal di Jakarta, Sabtu (17/4/2021) malam. 

Dia menuturkan, telah komunikasi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait video tersebut. Sejauh mana komunikasi itu dia tidak menjelaskan detail. 

"Kami meminta polisi segera melakukan penangkapan, saya sudah secara informal sudah menyampaikannya ke Kapolri, mudah-mudahan segera ditindak ya," tuturnya.

Jozeph Paul Zhang mengunggah rekaman video melalui akun Youtube dibuat dalam forum diskusi zoom. Video berdurasi 3 jam 2 menit itu dia beri judul, Puasa Lalim Islam.   

"Yang bisa laporin gua ke polisi, gua kasih uang lo. Yang bisa laporin gua penistaan agama, nih gua nih nabi ke-26, Josep Fauzan Zhang meluruskan kesesatan ajaran nabi ke-25 dan kecabulannya yang maha cabullah. Kalo Anda bisa laporan atas penistaan agama, Gua kasih loh satu laporan Rp1 juta, maksimum 5 laporan supaya jangan bilang gua ngibul kan. jadi kan 5 juta, di wilayah polres berbeda," ujarnya dalam rekaman video tersebut, Sabtu (17/4/2021). 

Dia mengawali perbincangan dengan menyapa peserta zoom yang diklaim dari seluruh dunia, seperti di Indonesia, Eropa, Afrika, Rusia, Amerika, Kanada, New Zealand, Austraslia, yang ada di Kamboja, juga yang ada di Thailand, Korea. 

"Rombongan para nabi internasional, tadi dari Kamboja mau jadi nabi nomor 29 saya minta ambil nomor antre dulu di Munchen, hahaa, boleh semua yang mau antre, bisa antrean nabi," ucapnya. Dalam perbincanga itu dia menyinggung berbagai ajaran Islam, mulai dari soal puasa Ramadan, Idul Fitri hingga Allah SWT. 

"Lu yang puasa gua yang laper," katanya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto