Netral English Netral Mandarin
banner paskah
07:31wib
Polisi menduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) membakar sejumlah fasilitas umum di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, lantaran sempat dijadikan sebagai Posko Komando Taktis alias Pos Kotis. Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.
Akun Twitternya Diblok, TG Sebut Tifatul Sembiring dan Tengku Zulkarnain 11-12

Senin, 01-Maret-2021 13:10

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
Foto : Istimewa
Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
316

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kecewa akun Twitternya di blokir, Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi menyebut politisi PKS Tifatul Sembiring dan Mantan Pengurus MUI Tengku Zulkarnain ada kesamaan.

Cuitan Teddy ini menanggapi tulisan salah seorang netizen dengan akun @netesnetas yang mempertanyakan langkah Teddy mengharamkan fatwa MUI.

"@TeddyGusnaidi dengrin, bacA tu

Emang ente siapa ngeharamamkan Fatwa MUI Ente buzzerkah?" tulis @netesnetas mengunggah tulisan Tifatul Sembiring.

Teddy menyatakan gimana dirinya mau mau membaca jika akun Twitternya di blok oleh Tifatul Sembiring. Ia pun menyebut, Tifatul dan Tengku Zul 11-12 alias ada kemiripan.

"Gimana gue mau baca, gue diblock," kata Teddy dalam akun Twitternya.

"Tifatul itu 11-12 sama Tengku zul. Mereka komentari statement gue yang ada di media, tapi mereka takut gue baca.@ustadtengkuzul @tifsembiring," lanjut Teddy.

 

Sebelumnya Teddy Gusnaidi mengkritik pernyataan Wakil Ketua MUI, Anwar Abbas yang meminta agar kepolisian berlaku adil terhadap kasus kerumunan Presiden Jokowi di Maumere, NTT dan Habib Rizieq Shihab.

 

Menurut Teddy, Anwar Abbas tidak mampu memahami masalah yang ada, tetapi sudah membuat pernyataan ke publik.

 

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa kasus kerumunan Jokowi berbeda 180 derajat dengan kasus Habib Rizieq.

 

Bahkan, Teddy juga mengaku bahwa dirinya sudah mengharamkan fatwa MUI.

 

"Masih mau kita percayakan fatwa ke LSM yang pengurusnya memahami suatu masalah saja tidak mampu, tapi sudah membuat statement ke publik? Padahal kejadian di NTT berbeda 180 derajat dengan kasus Rizieq.

 

Terus terang, saya sudah mengharamkan fatwa MUI," cuit Teddy, dikutip Seputartangsel.com dari akun Twitter @TeddyGusnaidi pada Senin, 1 Maret 2021.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati