Netral English Netral Mandarin
banner paskah
09:01wib
Polisi menduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) membakar sejumlah fasilitas umum di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, lantaran sempat dijadikan sebagai Posko Komando Taktis alias Pos Kotis. Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.
Ahok Dipilih Jokowi Jadi Menteri Investasi? Netizen: Pasti Akan Didemo Berjulid2

Sabtu, 17-April-2021 09:59

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok
Foto : Pos Kota
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Basuki Tjahja Purnama atau Ahok disebut-sebut masuk bursa sebagai calon  Kementerian Investasi. Namun tak sedikit warganet yang tak setuju.

Di akun FB Mak Lambe Turah, Sabtu 17 April 2021, sejumlah netizen memberikan pendapatnya.

MLT: “Pasti akan didemo berjulid2.... lagian ya sepertinya tdk mungkin,”

Ferry Setiawan: “Lebih baik di pertamina aja pak ahok...”

Untuk diketahui, baru-baru ini DPR RI telah menyetujui peleburan antara Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), serta pembentukan satu badan baru yakni Kementerian Investasi. 

Mengenai Kementerian Investasi, nama Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok disebut yang akan menjadi menterinya.  

Mengetahui hal tersebut, Ahok lantas angkat suara dengan mengatakan bahwa tugas utamanya saat ini adalah bekerja di Pertamina. "Saya ditugaskan di Pertamina," ujar Ahok melalui pesan singkat kepada CNBC Indonesia, Jumat (16/4).  

Seperti yang diketahui, Presiden Joko Widodo dikabarkan siap mereshuffle kabinet setelah DPR menyetujui peleburan dua kementerian. 

Selain itu, parlemen juga telah menyetujui pembentukan kabinet baru yakni Kementerian Investasi. Jokowi dikabarkan memang sudah sejak lama ingin membentuk kementerian yang fokus mengurus investasi.  

Perihal Kementerian Investasi, pengusaha juga sudah menyambut positif pembentukannya. 

Selain Ahok, sejumlah nama lain yang dikabarkan akan mengisi jabatan kementerian baru itu pun santer dibicarakan seperti Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahaladia dan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. 

Nama Ahok sendiri pertama kali diajukan oleh Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis Fadhli Harahab yang menyebut sosok Komisaris Utama Pertamina itu cocok menjadi Menteri Investasi.  

Sementara itu, Hendrawan Supratikno selaku Politikus Senior PDIP lantas buka suara mengenai sosok yang akan mengisi jabatan di Kementerian Investasi. 

Menurutnya, siapa pun yang dipilih oleh Jokowi telah melalui pertimbangan yang matang. 

"Ini hak prerogatif Presiden, jadi siapa pun yang dipilih pasti sudah melalui pertimbangan yang masak," terang Hendrawan seperti dinukil CNBC Indonesia, Jumat (16/4).  

Hendrawan tidak menanggapi secara spesifik kabar yang menyebutkan Ahok akan masuk dalam jajaran kabinet Indonesia Maju pimpinan Jokowi tersebut. Ia mengatakan untuk menunggu keputusan Presiden. 

Meski demikian, sikap PDIP sebagai partai pengusung akan tetap mendukung penuh keputusan yang diambil oleh Presiden Jokowi. 

"Kita tunggu saja putusan Presiden dengan sabar," tutup Hendrawan.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto