Netral English Netral Mandarin
banner paskah
08:38wib
Polisi menduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) membakar sejumlah fasilitas umum di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, lantaran sempat dijadikan sebagai Posko Komando Taktis alias Pos Kotis. Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.
Presiden Cabut Perpres Soal Investasi Miras, Begini Reaksi Tengku Zulkarnain

Selasa, 02-Maret-2021 18:00

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
Foto : Pinterest
Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
25

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan mencabut lampiran pada Peraturan Presiden (perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang mengatur tentang izin investasi minuman keras (miras) atau beralkohol.

Keputusan itu disampaikan Jokowi pada Selasa (2/3/2021). Presiden mengatakan, lampiran Perpres izin investasi miras dicabut setelah dirinya menerima masukan dari berbagai pihak. 

"Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama, MUI, NU, Muhammadiyah, dan organisasi masyarakat (ormas) serta tokoh-tokoh agama yang lain dan juga masukan- masukan dari provinsi dan daerah," kata Presiden Jokowi seperti dilihat di kanal YouTube Sekretariat Presiden. 

"Bersama ini saya sampaikan, saya putuskan lampiran Perpres pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut," ujar Presiden. 

Keputusan Presiden Jokowi mencabut lampiran Perpres yang memuat aturan soal usaha miras itu, disambut positif banyak pihak, salah satunya eks Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain. 

"Pak Jokowi akhirnya cabut Perpres no.10 tahun 2021 tentang Investasi dan Penjualan Miras. Alhamdulillah," tulis Tengku di akun Twitternya, Selasa (2/3/2021). 

Dalam cuitannya, Tengku Zul juga meminta agar para ulama tetap bersuara membela kebenaran, seperti yang dilakukan saat menolak Perpres No 10/2021.

"Wahai para Ulama tetaplah bersuara membela kebenaran didengar atau tidak didengar. Yang pasti Allah lihat dan dengar. Allahu Akbar," kata @ustadtengkuzul.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati