Netral English Netral Mandarin
18:07wib
Polisi menduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) membakar sejumlah fasilitas umum di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, lantaran sempat dijadikan sebagai Posko Komando Taktis alias Pos Kotis. Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.
Soal Munarman, TZ: Densus 88 Tangkap Rakyat Sendiri Begitu Kasarnya, Pakai Sandal Saja Tak Diizinkan

Jumat, 30-April-2021 00:01

Ustadz Tengku Zulkarnain (TZ).
Foto : Istimewa
Ustadz Tengku Zulkarnain (TZ).
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tim Densus 88 Antiteror menangkap eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman karena diduga terlibat dalam kasus tindak pidana terorisme.

Video detik-detik penangkapan Munarman di kediamannya di Perumahan Modern Hills, Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (27/4/2021) sore, beredar luas di media sosial.

Dalam video berdurasi 22 detik itu, Munarman memprotes saat diringkus Densus 88 di dalam rumahnya.

“Ini tidak sesuai hukum. Ini harusnya…,” kata Munarman yang tampak sedikit melakukan perlawanan. 

Namun omongan itu langsung dipotong petugas Densus 88. “Nanti saja,” ujar petugas.

Ketika hendak digelandang keluar rumah, Munarman sempat meminta izin untuk mengenakan sendal.

Namun permintaan pengacara Habib Rizieq Shihab (HRS) juga tidak digubris oleh Densus 88 Antiteror.

"Sudah jalan," tegas polisi sambil menggiring Munarman menuju mobil. Penangkapan itu pun disaksikan banyak orang.

Cara Densus 88 Antiteror Polri menangkap Munarman itu mendapat kritik dari mantan Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain.

Tengku menyebut, Densus 88 sangat kasar, padahal yang ditangkap adalah rakyat sendiri. Bahkan, lanjutnya, untuk memakai sandal pun tidak diizinkan.

Tengku lantas mempertanyakan apakah perlakuan Densus 88 Antiteror terhadap Munarman itu sesuai dengan SOP (standard operating procedure).

"Densus 88 menangkap Warga Negara Indonesia alias rakyatnya sendiri, begitu kasarnya," tulis Tengku di akun Twitternya, seperti dilihat netralnews.com, Kamis (29/4/2021).

"Pakai sendal saja tidak diizinkan? SOP- nya apa memang begitu...?. Monggo dijawablah biar kami tahu...," cuit @ustadtengkuzul.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati