Netral English Netral Mandarin
banner paskah
21:05wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
TZ Minta Kapolri Baru Tangkap Abu Janda: Ditunggu Hukum Tajam ke Samping, Kalau ke Atas Masih Berat!

Rabu, 27-January-2021 10:45

Foto :
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain meminta Kapolri yang baru dilantik, Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera menangkap Abu Janda alias Permadi Arya. Ulama asal Sumatera Utara itu berharap janji Listyo yang tak ingin hukum hanya tajam ke bawah untuk direalisasikan.

“Ketua DPP KNPI, Haris Pertama Tantang Polisi Tangkap Abu Janda...

Nah, apalagi pak Polisi?

Kapolri baru...?

Monggo

@DlVHUMASPOLRI

 Ditunggu hukum tajam ke samping. Kalau ke atas masih beraaat...!

#TangkapAbuJanda,” tulis Tengku Zul di akun Twitternya, Rabu (27/1/2021).

Tekanan agar Abu Janda ditangkap juga datang dari Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia, Haris Pertama.

DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menantang pihak kepolisian untuk bertindak tegas terhadap Permadi Arya yang dinilai telah melakukan rasisme kepada mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. Bahkan, pria yang kerap disapa Abu Janda merupakan orang yang pertamakali melakukan pernyataan rasis sebelum disusul oleh kelompok pendukung Jokowi lainnya.

“Kami yakin polisi akan menindak tegas Abu Janda karena ini bertentangan dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika,” kata Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama dalam keterangan persnya, Selasa (26/1).

Haris menilai pernyataan Abu Janda tidak mencerminkan prinsip kebhinnekaan dan tak menghargai perbedaan suku, agama ras dan antargolongan.

“Polri sebagai aparat penegak hukum jangan ragu untuk melakukan penegakan hukum terhadap kasus ini secara cepat dan tegas,” ujarnya.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sesmawati